DUNIAEKSPRESS.COM (21/12/2019)- Ratusan pemukim ilegal Yahudi rayakan hari Hanukkah pada hari Senin (23/12) pagi dengan menodai Masjid Suci Al-Aqsa di bawah perlindungan ketat polisi.

Menurut Otoritas Awqaf Islam di Yerusalem, setidaknya 130 pemukim memasuki Masjid melalui Gerbang al-Maghariba dan berkeliling di halamannya di bawah penjagaan polisi.

Menurut The Palestinian Information Center, 34 pemukim wanita berseragam tentara juga mengotori halaman Masjid.

Pasukan Israel juga menangkap empat wanita Palestina dari Bab Al-Rahma, sebelah timur Masjid Al-Aqsa Senin pagi dengan alasan melakukan keamanan dan melindungi pemukim Yahudi.

Penangkapan itu Israel berdalih kehadiran perempuan tersebut di jalur para pemukim yang akan masuk ke Masjid Al-Aqsa sebagai bagian rangkaian penodaan secara besar-besaran yang dilakukan para pemukim Zionis dalam rangka peringatan hari raya Hanukkah Yahudi.

Baca Juga:

Sumber menambahkan, keempat wanita Palestina tersebut kemudian dibawa keluar masjid.

Masjid Aqsa terkena penodaan setiap hari oleh pemukim Yahudi dan pasukan polisi di pagi dan sore hari kecuali pada hari Jumat dan Sabtu.

Polisi Israel menutup Gerbang al-Maghariba, yang digunakan oleh orang Yahudi untuk memasuki Masjid, pada pukul 10:30 pagi setelah para pemukim menyelesaikan tur pagi mereka di situs suci. Kemudian pada sore hari, gerbang yang sama dibuka kembali untuk wisata malam oleh pemukim.

Selama kehadiran pemukim di dalam kompleks Masjid, pembatasan masuk dikenakan pada jamaah Muslim di pintu masuk menuju Masjid dan kartu identitas mereka disita sampai mereka meninggalkan tempat suci.