DUNIAEKSPRESS.COM (26/12/2019)- Pemantau perang Suriah mengatakan, lima milisi Syiah pro-Iran tewas oleh rudal tak dikenal pada Rabu (25/12) malam di provinsi timur Suriah Deir Ezzor.

“Rudal tak dikenal asalnya menargetkan markas Brigade ke-47 milisi pro-Iran di kota Albu Kamal, di sebelah timur provinsi Deir Ezzor, menewaskan lima pejuang,” kata Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, sebagaimana yang dikutip al-Arabiya, Kamis (26/12/2019).

Kepala observatorium Rami Abdul Rahman mengatakan drone mungkin bertanggung jawab atas serangan, yang menyebabkan ledakan keras.

Baca Juga:

Iran dan milisi yang didukungnya, bersama dengan milisi dari Irak dan tempat lain, telah mendukung rezim Presiden Bashar al-Assad dalam perang delapan tahun Suriah.

Israel telah bersumpah untuk mencegah musuh bebuyutan regionalnya dari Iran mendapatkan pijakan di negara itu dan telah melakukan ratusan serangan terhadap sasaran-sasaran Iran.

Provinsi gurun yang luas di Deir Ezzor, yang bertetangga dengan Irak, menampung beberapa aktor dalam konflik Suriah di samping pasukan pro-rezim.

“Lima pejuang pro-Iran tewas dalam serangan serupa di pinggiran Albu Kamal pada 8 Desember”, kata kelompok pemantau.

Pada bulan September, 28 pejuang pro-Iran termasuk setidaknya 10 warga Irak tewas dalam serangan serupa.

Gerakan Syiah Lebanon, Hizbullah, menyalahkan Israel atas serangan itu, mengutip “sumber keamanan di Suriah.”