DUNIAEKSPRESS.COM (26/12/2019)- Sebuah roket diluncurkan dari Jalur Gaza di sebuah kota Israel selatan pada hari Rabu (25/12) karena menjadi tuan rumah kunjungan kampanye oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Atas kejadian tersebut Netanyanhu dievakusi.

Militer Israel mengkonfirmasi peluncuran roket menargetkan Ashkelon, yang berjarak 12 km dari wilayah pantai Palestina, militer mengklaim bahwa roket itu telah ditembak jatuh oleh pencegat pertahanan udara Iron Dome.

Tidak ada klaim pertanggungjawaban langsung di Gaza, yang berada di bawah kendali kelompok Islam Hamas dan faksi bersenjata yang lebih kecil, seperti Jihad Islam yang sebelumnya baku tembak dengan Israel selama gelombang kekerasan dua bulan lalu.

Baca Juga:

Stasiun TV Israel menunjukkan Netanyahu, yang berkampanye untuk mempertahankan kepemimpinan partai Likud yang konservatif dalam pemilihan internal pada hari Kamis ini.

Beberapa stasiun TV Israel melaporkan bahwa ia dievakuasi ke tempat perlindungan bom setelah sirene roket berbunyi tetapi kemudian kembali untuk melanjutkan acara.

Menurut laporan, ini adalah kedua kalinya dalam dua bulan Netanyahu dievakuasi di wilayah selatan Palestina yang diduduki Israel, akibat roket yang ditembakkan perlawanan Palestina.

Sebelumnya tembakan roket menargetkan Ashdod, tepat saat Netanyahu tengah berkampanye di sana. Serangan roket pun akhirnya memaksa Netanyahu turun dari panggung dan dievakuasi. Sementara sebagian besar serangan roket lainnya berhasil ditangkal Israel dengan menggunakan sistem pertahanan Iron Dome. [al-Arabiya]