DUNIAEKSPRESS.COM (30/12/2019)- Bentrokan pecah antara warga Palestina dan pasukan Israel di Hebron, satu orang warga mengalami luka-luka. Sementara itu para pemuda Palestina menghadang serbuan masuk para pemukim yahudi ke Nablus untuk lakukan ritual Talmud di Masjid Ibrahimi.

Pusat Informasi Palestina mengutip sumber di lokasi melaporkan, seorang pemuda mengalami luka-luka akibat tembakan peluru karet yang ditembakan pasukan Israel dalam bentrokan di Halhul, Hebron utara.

“Bentrokan meletus pasca serbuan para pemukim yahudi, dengan dalih hendak menunaikan ritual Talmud di kawasan makam Nabi Yunus,” Kata sumber tersebut seperti yang dilansir PIP, Senin (30/12/2019).

Sementara itu pasukan Israel menyerbu kota Samu, dan menebarkan personilnya di sejumlah ruas jalan, dan memasang perlintasan militer di persimpangan jalan, menghalangi lalu-lalang warga, untuk mengamankan serbuan para pemukim yahudi ke salah satu situs bersejarah.

Baca Juga:

Dalam konteks yang sama, pasukan Israel memperketat prosedur militer di kawasan sekitar Masjid Ibrahimi kota Hebron.

Menurut sumber di lokasi, pasukan Israel bertebaran secara intensif di kawasan masjid dan di gerbang yang mereka pasang di pintu masuk masjid.

Sejumlah sumber menyebutkan, pasukan Israel melarang para wartawan melakukan liputan dan mengusir mereka, serta menghapus sejumlah foto dari kamera para wartawan.

Dijelaskan bahwa pasukan Israel menyampaikan larangan azan kepada muazin di dua waktu sholat: magrib dan isya.

Para pemukim yahudi dalam jumlah besar berdatangan ke masjid Ibrahimi, di saat pasukan Israel menutup halaman masjid secara menyeluruh.

Menteri pertahanan Israel Nevtali Benet turut menyerbu masuk Masjid Ibrahimi dengan pengawalan ketat tentara Israel.

Di Nablus, para pemuda Palestina membakar ban dan menutup jalan, menghadapi pasukan Israel di kawasan Nablus timur, pasca kedatangan sejumlah kendaraan bisa para pemukim yahudi di perlintasan Bet Furik, sebagai pendahuluan menyerbu masuk makam Yusuf untuk menunaikan ritual Talmud.

Para pemukim yahudi kerap kali menyerbu kawasan Yusuf di kota Nablus, dengan dalih kawasan tersebut sebagai kawasan suci menurut kaum yahudi.