DUNIAEKSPRESS.COM (3/1/2020)- Gerakan Perlawanan Islam Hamas, akan menggelar aksi solidaritas untuk Al-Quds dan Al-Aqsha mulai hari, Jumat (3/1) di berbagai wilayah di Jalur Gaza dan akan berlanjut selama beberapa hari ke depan dalam rangka mendukung Al-Quds dan penolakan terhadap serbuan berulang-ulang ke Masjid Al-Aqsha.

Juru bicara Hamas, Abd al-Latif al-Qanu dalam pernyataan persnya mengatakan, aksi unjuk rasa juga akan diadakan untuk menegaskan proses pemilihan di Al-Quds dan hak-hak rakyat kita untuk ikut berpartisipasi dalam pemilu, disamping menolak kebijakan meminta-minta kepada dunia internasional sebagaimana dilakukan oleh Otoritas Palestina.

Al-Quds dan Masjid Al-Aqsha sedang mengalami peningkatan kampanye Yahudisasi. Pada tahun 2019 kemarin terjadi peningkatan pelanggaran Israel luar biasa terhadap kota suci, penduduknya, dan masjid Al-Aqsa.

Baca Juga:

Menurut Pusat Informasi Palestina, lebih dari 34.000 pemukim ekstremis dan mahasiswa Yahudi menyerbu Masjid Al-Aqsa selama tahun lalu.

Bulan-bulan yang paling umum terjadinya serbuan kelompok Kuil Zionis ke Al-Aqsha adalah Oktober, ketika 6.338 pemukim menyerbu bertepatan dengan Tahun Baru Yahudi, hari Tahta dan Pengampunan, pada bulan April sebanyak 3658 pemukim bertepatan dengan hari Paskah, bulan Agustus, sebanyak 3576 pemukim, bertepatan dengan hari “menghancurkan Kuil.”

Pada bulan Juni, sebanyak 3318 pemukim bertepatan dengan hari penjajahan Al-Quds dan pada bulan Desember, sebanyak 3107 pemukim bertepatan dengan hari raya “pesta cahaya”.