Pertukaran tawanan antara Pemerintah Boneka kabul dengan Mujahidin Taliban

Duniaekspress.com. (23/03/2020). – Kabul – Pemerintah boneka Kabul dan Imarah Islam Afghanistan (Taliban) untuk pertama kalinya pada Ahad (22/03/2020) menggelar diskusi langsung membahas pertukaran tahanan. Diskusi ini digelar melalui teleconference yang difasilitasi oleh Utusan Khusus AS untuk Afghanistan Zalmy Khalilzad dan pihak Qatar.

“Hari ini, Amerika Serikat dan Qatar telah memfasilitasi diskusi teknis antara pemerintah Afghanistan dan Taliban mengenai pembebasan tahanan, melalui konferensi video,” kata Khalilzad dalam sebuah tweet.

Juru bicara Taliban, Suhail Sahin, juga mengonfirmasi diskusi tersebut. Dalam tweetnya, Sahin menegaskan bahwa diskusi ini membicarakan pertukaran tahanan, bukan lainnya.

Perjanjian Washington dengan Taliban mengatur pertukaran tahanan, tetapi klausul ini belum diimplementasikan karena adanya penolakan dari Kabul.

Pada Rabu, Khalilzad mengatakan bahwa pertukaran tahanan telah menjadi masalah “mendesak” setelah menyebarnya virus Corona baru, dan harus terjadi “sesegera mungkin.”

Perjanjian antara Washington dan Taliban mengatur penarikan pasukan AS dari Afghanistan dengan imbalan janji gerakan untuk melepaskan segala tindakan teroris dan memasuki negosiasi dengan pemerintah Kabul, yang ditolak oleh gerakan itu.

Di sisi lain, Presiden Pemerintah Boneka Afghanistan Ashraf Ghani menentang salah satu klausa utama dalam perjanjian antara Amerika dan pejuang Islam Taliban, yang merupakan pembebasan sekitar lima ribu tahanan dari gerakan Taliban dibandingkan dengan sekitar seribu anggota pasukan Afghanistan.

Sumber : AFP

 

Baca juga, MUJAHIDIN TALIBAN SERANG POS KEAMANAN REZIM BONEKA AS DI AFGHANISTAN 14 ORANG TEWAS