135 juta jiwa Penduduk dunia diambang pendemi kelaparan

Duniaekspress.com. (23/04/2020). – Washington – Direktur Eksekutif Program Pangan Dunia (WFP) David Beasley mengatakan 135 juta jiwa penduduk dunia berada di ambang pandemi kelaparan karena virus korona yang terus menyebar.

“Jutaan warga sipil yang tinggal di negara-negara yang dilanda konflik, termasuk banyak wanita dan anak-anak, dihadapkan pada ambang kelaparan, dengan momok kelaparan yang sangat nyata dan berbahaya,” kata Beasley dalam sebuah pernyataan pada sesi virtual Dewan Keamanan PBB, Selasa.

Menurut para ahli, 821 juta orang tidur dalam keadaan lapar dan sebuah Laporan Global tentang Krisis Pangan yang baru dirilis mengindikasikan bahwa 135 juta orang menghadapi kelaparan setingkat krisis atau bahkan lebih buruk.

“Ini berarti 135 juta orang di Bumi berbaris menuju jurang kelaparan. Namun sekarang analisis Program Pangan Dunia menunjukkan bahwa, karena virus korona, 130 juta orang lainnya bisa terseret ke jurang kelaparan pada akhir 2020. Totalnya jadi 265 juta orang,” ujar dia.

Kepala WFP itu juga memperingatkan bahwa 36 negara kemungkinan menghadapi kelaparan karena virus.

“Dalam skenario terburuk, kita bisa melihat kelaparan di sekitar tiga puluh negara, dan pada kenyataannya, di 10 negara ini kita sudah memiliki lebih dari 1 juta orang per negara yang berada di ambang kelaparan,” ungkap Beasley.

Sejak pertama kali muncul di Wuhan, China, pada Desember lalu, virus korona telah menyebar ke setidaknya 185 negara dan wilayah.

Menurut data yang dikumpulkan oleh Johns Hopkins University Amerika Serikat, lebih dari 2,5 juta kasus telah dilaporkan di seluruh dunia sejak Desember lalu, dengan angka kematian lebih dari 177.000 dan lebih dari 681.000 dinyatakan sembuh. (RR).

 

Sumber : AA

 

Baca juga, PBB : MASYARAKAT DUNIA HARUS BERTINDAK SEKARANG UNTUK MENGHADAPI KRISIS PANGAN AKIBAT DAMPAK CORONA