Rusia Balas Ancam  Amerika dengan ledakan Bom Nuklir sebagai jawaban Ancaman Pihak Amerika 

Duniaekpsress.com. (02/05/2020). – Moscow –  Respons keras dilontarkan Rusia sebagai balasan pernyataan kontroversial yang dinyatakan oleh Panglima Komando Serangan Global Angkatan Udara Amerika Serikat (USAFGSC), Jenderal Timothy Ray. Rusia yang juga memilki rudal balistik nuklir, balas mengancam bakal meledakkan AS dengan senjata nuklirnya.

Pernyataan keras itu disampaikan langsung oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova menanggapi langkah Pentagon dan USAFGSC yang telah melengkapi kapal selam Angkatan Laut AS dengan rudal balistik hulu ledak nuklir berkuatan rendah atau yang dikenal dengan W76-2.

Maria menegaskan, setiap serangan menggunakan rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam AS, terlepas spesifikasi rudal itu memiliki hulu ledak rendah atau tidak, itu merupakan tindakan berbahaya dan tindakan destabilisasi.

Sehingga, Rusia akan melihat itu sebagai serangan nuklir dan akan memberikan balasan yang setimpal atas serangan tersebut.

“Mereka yang ingin berbicara tentang kemampuan nuklir Amerika harus menyadari bahwa di bawah doktrin militer Rusia, langkah-langkah seperti itu akan dianggap sebagai alasan untuk menanggapi dengan senjata nuklir oleh Rusia,” kata Maria Zakharova dikutip media militer dari Al-Masdar News, Jum’at, 1 Mei 2020.

Ray sebelumnya melontarkan pernyataan yang memicu ketegangan, bahwa AS akan menggunakan senjata nuklirnya jika pandemi Virus Corona atau COVID-19 berakhir dengan konflik.

Tak cuma Ray, beberapa waktu lalu Pentagon menyatakan akan membekali beberapa kapal selam (SLBM) Angkatan Laut AS dengan rudal balistik hulu ledak nuklir berkekuatan rendah untuk memperkuat pertahanan Angkatan Laut AS.

Bahkan, di dalam situs resmi Departemen Luar Negeri AS telah disebutkan, bahwa Amerika Serikat telah mengembangkan hulu ledak nuklir berkekuatan rendah W76-2 dan memasok beberapa rudal balistik UGM-133A Trident II di kapal selam milik mereka. (RR).

sumber : Al-Masdar News

 

Baca juga, AMERIKA MENGANCAM BOM NUKLIR JIKA CORONA BERUJUNG KONFLIK