DUNIAEKSPRESS.COM (9/8/2020)- Seorang bocah Palestina berumur lima tahun terluka karena ditabrak jeep tentara Israel di kota al-Khalil, Hebron.

“Seorang gadis Palestina berumur lima tahun mengalami luka setelah dia ditabrak jeep tentara Israel di al-Khalil dan dibawa ke rumah sakit untuk perawatan,” ungkap sejumlah sumber lokal, dilansir Memo.

Hebron selama bertahun-tahun melihat banyak terjadi tabrak lari yang dilakukan warga pemukiman Yahudi dan tentara Israel di Tepi Barat.

Puluhan warga Palestina yang sebagian besar anak-anak itu meninggal akibat berbagai aksi tabrak lari tersebut. Para pelaku tabrak lari juga jarang diadili oleh otoritas Israel.

Baca Juga:

ADA ISIS DALAM GELAS STARBUCKS AS

PELANGGARAN HAM BRUTAL INDIA TERHADAP MUSLIM KASHMIR

Ada lebih dari 50 lokasi pemukiman dan pos luar di kota al-Khalil yang dihuni oleh sekitar 30.000 warga pemukiman Yahudi yang terus memperkuat cengkeraman di kota itu dan memaksa warga Palestina pergi.

Israel juga berupaya mencaplok wilayah pemukiman Yahudi di Tepi Barat dan Lembah Yordan.

Baca Juga:

IUMS: DIAM ATAS ANEKSASI ISRAEL ADALAH PENGKHIANATAN

Persatuan Ulama Muslim Internasional (International Union Of Muslim Scholars) atau UIMS, mengatakan secara tegas bahwa berdiam diri terhadap aneksasi Israel, yang berupaya mencaplok wilayah-wilayah besar di Tepi Barat, adalah pengkhianatan.

Dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan di laman resmi webnya, Persatuan Ulama Internasional mengatakan, “Sesungguhnya berdiam diri terhadap perampasan tana-tanah baru Palestina yang dilakukan pendudukan (Israel) adalah pengkhianatan baru.”