DUNIAEKSPRESS.COM (20/7/2020)- Serangan bom mobil di Kota Azaz Barat Laut Suriah, Ahad (19/7) mengakibatkan sedikitnya lima warga sipil tewas dan 85 orang lainnya lainnya mengalami luka-luka.

Sumber kemanan setempat yang tidak ingin diungkap identitasnya mengatakan, sejumlah korban berjatuhan ketika kendaraan bermuatan bahan peledak meledak di kota Azaz,

“Teroris YPG / PKK melakukan serangan seperti itu tetapi tidak mengklaim bertanggung jawab karena mereka akhirnya merugikan warga sipil,” ungkap sumber itu, sebagaimana yang dikutip Anadolu Agency, Ahad (19/7/2020).

“Warga sipil yang terluka, yang dalam kondisi kritis, dibawa ke Turki,” sumber itu menambahkan.

Baca Juga:

AKAN MUNCUL KEMBALI KEKHILAFAHAN DI ATAS MANHAJ KENABIAN SEBELUM IMAM MAHDI, BENARKAH? Bagian 2

PULUHAN DEMONSTRAN ANTI PEMUKIMAN ISRAEL LUKA-LUKA

Minggu sebelumnya, juga 13 orang, termasuk anak-anak, terluka dalam serangan teror di Afrin, Suriah barat laut.

Organisasi teror YPG / PKK, yang terus menyerang dari wilayah Tal Rifaat dan Manbij Suriah, sering menargetkan Jarabulus, Azaz dan Afrin.

Sejak 2016, Turki telah meluncurkan trio operasi anti-teror yang sukses melintasi perbatasannya di Suriah utara untuk mencegah pembentukan koridor teror dan untuk memungkinkan penyelesaian damai penduduk: Euphrates Shield (2016), Olive Branch (2018) dan Peace Spring (2019).

Dalam lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK – yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa – bertanggung jawab atas kematian 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak dan bayi. YPG adalah cabang Suriah dari PKK.