DUNIAEKSPRESS.COM (30/7/2020)- Tahir Ahmad Nasim (47) nabi palsu, pria asal Pakistan ditembak mati saat menjalani proses persidangan di distrik Peshawar. Dia didakwa telah melakukan penistaan agama karena mengaku sebagai nabi penerus Nabi Muhammad.

Dilansir Associated Press, Kamis (29/7), pelaku diidentifikasi sebagai Khalid Khan dan sudah diamankan. Belum jelas bagaimana dia berhasil masuk ke pengadilan di tengah keamanan yang ketat.

Menurut petugas polisi, Azmat Khan, korban bernama Tahir Shamim Ahmad. Dia diadili karena mengklaim dirinya sebagai seorang nabi dan ditangkap dua tahun lalu dengan tuduhan penistaan agama.

Ahmad meninggal akibat luka tembak sebelum dia sempat dilarikan ke rumah sakit.

Tahir ditembak sebanyak enam kali saat hendak duduk di depan hakim. Dia pun langsung meninggal di ruang sidang. Pelaku diketahui merupakan pemuda berusia 24 tahun yang langsung ditangkap di lokasi kejadian.

“Pelaku mengakui perbuatan karena membunuhnya dan mengatakan, dia dibunuh karena sesat,” kata pejabat kepolisian, Ijaz Ahmed dikutip dari Aljazeera, Kamis (30/7/2020).

Baca Juga:

WAKIL PARLEMEN LIBANON: HANYA PERLAWANAN UNTUK HADAPI ANEKSASI

KURANG AJAR, ISRAEL UBAH MESJID JADI BAR, MUSIUM DAN RESTAURAN

Tahir ditangkap pada 2018 silam karena mengaku sebagai nabi baru. Paham keagamaan yang dianutnya memicu aksi protes massa di negaranya. Akibatnya, Tahir terancam hukuman mati sesuai aturan ketat di Pakistan.

Tahir merupakan anggota dari jemaah Ahmadiyah yang kerap dituding sesat di dunia Islam. Dalam aturan di Pakistan, kelompok ini dianggap bukan Islam dan sudah sejak lama dipersekusi mayoritas Muslim Pakistan.