Seorang pemuda tembak mati si penghina Islam

Duniaekspress.com. (01/08/2020). – Islamabad – Seorang pria Pakistan yang menghadapi kasus penodaan agama ditembak mati di pengadilan pada hari Rabu ketika ia menunggu dimulainya sidang.

Tahir Ahmad Nasim (47) adalah anggota sekte sesat di Pakistan karena tidak mengakui Nabi Muhammad sebagai nabi terakhir.

Nasem tengah dikawal ke pengadilan oleh polisi di kota utara Peshawar. Saat itulah tiba-tiba seorang pria melepaskan tembakan dengan pistol ke arahnya.

Akibatnya korban meninggal di tempat, sementara penyerang yang masih berusia 24 tahun tersebut ditangkap.

“Dia dibunuh oleh seorang pemuda di dalam pengadilan ketika menunggu gilirannya muncul di hadapan hakim,” kata pejabat Misal Khan kepada AFP.

Nasim pertama kali ditangkap pada April 2018 setelah seorang penduduk setempat melaporkannya atas dugaan penistaan ​​agama. Kejahatan penistaan agama di Pakistan terkadang berujung pada hukuman mati.

Dia adalah anggota kelompok Ahmadiyah. Sebuah sekte yang menganggap Mirza ghulam ahmad sebagai nabi terakhir. Pakistan telah memasukkan kelompok itu sebagai kelompok di luar Islam.

Perwira senior polisi Mansur Amaan mengatakan pihak berwenang sedang menyelidiki bagaimana penyerang berhasil mendapatkan senjata api di dalam ruang sidang.

“Dia mungkin menarik pistol dari sarungnya milik polisi,” kata Amaan. (AB)

Sumber : The Telegraph

 

Baca juga, NABI PALSU DIEKSEKUSI PEMUDA DI PAKISTAN