DUNIAEKSPRESS.COM (4/8/2020)- Kementerian Dalam Negeri Istambul pada hari Senin (3/8) mengatakan, sejauh ini sebanyak 123 anggota teroris sparatis telah menyerahkan diri kepada pasukan keamanan Turki pada tahun 2020.

“Satu lagi teroris menyerah di provinsi Mardin tenggara,” tambah kementerian itu dalam satu pernyataan sebagaimana yang dikutip Anadolu Agency, Senin (4/8/2020).

Teroris itu menyerah kepada pasukan keamanan setelah upaya persuasi oleh Kementerian Dalam Negeri dan Komando Gendarmerie di provinsi Mus timur, tambah pernyataan itu.

Baca Juga:

ISIS SERANG KOMPLEKS PENJARA DI AFGHANISTAN

TURKI LUNCURKAN OPERASI YILDIRIM-3 SASAR TERORISME SPARATIS

Teroris yang bergabung dengan kelompok teroris separatis pada tahun 2014 dan beroperasi di Suriah menyerah kepada pasukan keamanan di Mardin dengan dukungan keluarga.

Sebelumnya diberitakan, Turki telah meluncurkan fase ketiga operasi dengan menggunaka kode operasi Yildirim yang fokus menyasar terorisme dan sparatisme dalam negeri pada Senin (27/7).

“Operasi Yildirim-3 Agri sedang berlangsung di Provinsi Agri, Igdir, dan Kars,” kata Kementerian Dalam Negeri Turki dalam sebuah pernyataan, yang dilansir Anadolu Agency.

Menurut kementerian, operasi itu diluncurkan untuk memberangus kelompok teror separatis dan untuk melumpuhkan teroris yang berlindung di wilayah tersebut.

Sebanyak 1.100 personel keamanan, termasuk pasukan komando gendarmerie, pasukan polisi khusus, serta penjaga desa, berpartisipasi dalam operasi itu.

Polisi dan gendarmerie melanjutkan upaya mereka untuk meyakinkan teroris agar menyerahkan diri.

Dalam lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK – yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan UE – telah bertanggung jawab atas kematian 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak dan bayi.