DUNIAEKSRESS.COM (11/8/2020)- Teror Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat adalah upaya menyingkirkan warga Palestina dari Tepi Barat. Polisi Israel pada hari Senin (10/8) menangkap tujuh pemuda Palestina setelah sebelumnya menggerebek dan menggeledah rumah mereka di Yerusalem.

Sumber lokal mengatakan bahwa para tahanan tersebut adalah Alaa Derbas, Fares Darwish, Taysir Moheisen, Mohammed Abu Akar, Omar al-Anati, Mohammed Salah ed-Din, dan Montaser Salah ed-Din.

Mereka melaporkan bahwa para tahanan diculik dari rumah mereka di kota al-Isawiya, kamp pengungsi Shu’fat, dan kota Hizma.

Mereka semua diborgol dan diseret ke beberapa pusat penahanan dan interogasi di Yerusalem, dan tidak ada informasi yang diberikan tentang dakwaan yang ditujukan kepada mereka.

Baca Juga:

SADIS, MILISI SYI’AH HOUTHI MEMBAKAR, MEMUTILASI DAN MENYIKSA TAWANAN SAMPAI MATI

KONVOI LOGISTIK PASUKAN AMERIKA DIHANTAM BOM

Teror Israel pada hari yang sama menghancurkan tiga rumah milik Palestina dan tangki air di distrik Jenin dan Bethlehem, Tepi Barat.

Sumber lokal mengatakan bahwa dua buldoser Israel, ditemani oleh tentara IOF, menyerbu daerah Khirbet Sakariya di Bethlehem dan menghancurkan dua rumah Palestina yang dihuni oleh Ni’man As’ad dan Luay As’ad beserta keluarga mereka.

Sementara itu di Jenin, IOF menghancurkan sebuah rumah dari lima warga Palestina di desa Farasin dan menghancurkan tangki air yang digunakan oleh penduduk desa untuk minum dan menyiram tanaman.

Menurut penduduk setempat, IOF menggerebek desa tersebut 10 hari yang lalu dan mengancam pemilik 36 fasilitas yang berbeda dengan pembongkaran.

Sumber: The Palestinian Information Center