Koreksi Atas Kitab Al-Jami’ bagian 4

Baca sebelmunya, KOREKSI ATAS KITAB AL-JAMI’ bagian 3

Duniaekspress.com. (13/09/2020).– Syaikh Abu Yahya Al-Libiy mengatakan, “Buku ini (Al-Jami’) kendatipun mengandung banyak manfaat dan penelitian yang mendalam, kita mendapati banyak kerusakan fatal yang ditimbulkannya di kalangan para pemuda pemula dan bawahnya. Buku ini juga masih saja melahirkan kebingungan pemikiran, ghuluw, dan terburu-buru dalam menghakimi individu dan kelompok. Saya telah menyebutkan hal itu di dalam mukadimah buku Al-Ijma’ Al-Qath’i. Di antara hal yang saya katakan, juga yang mendorong saya untuk mengomentari dalil ini (Klaim Al-Ijma’ AL-Qath’i) secara khusus – sebagai tambahan (bukti) kesalahan dan pelanggaran di dalamnya – ialah efek negatif yang di hasilkan (buku Al-Jami’) yang kami lihat dan rasakan ditengah-tengah kalangan pemuda.”

Dan semua (efek negetaif) itu disebabkan oleh bentuk kalimat-kalimat definitive dan tegas -yaitu gaya penulisan yang selalu diulang-ulang di dalam kitab tersebut – sesuatu yang menyebabkan dieksploitasi oleh orang-orang yang ghuluw- baik kelompok maupun individu. Buku ini (kitab AL-Jami’) telah menjadi incubator reproduksi pemikiran-pemikiran selanjutnya, tempat berlindung dan bersandar untuk memperkuat pilar mereka, menguatkan kebathilan dan penyimpangan, menumbuhkan dan menyebarkan ide-ide mereka yang sesat. Dan pemikiran yang menyimpang, padaahal kita tahu secara yakin bahwa penulis buku ini tidak menginginkan hal itu. Beliau juga tidak sepakat atau mendukung generalisasi, absoulitisme dan kesembronoan yang mereka usung.

Tragisnya, dalil ini telah melanda Sebagian orang-orang baik dan memengaruhi mereka. Mereka menganggap masalah ini -Hukum pendukung para penguasa murtad- menjadi tolak ukur, siapa yang harus dijadikan teman dan di musuhi karenanya. Tidak ada ruang untuk menyatakan pendapat lain di dalamnya. Menurut mereka, ini menjadi satu patokan untuk mengetahui bahwa seseorang itu Murji’ah atau tidak, dan mereka tetap ngotot (dengan dalil Ijma’ Qath’I yang diklaim itu) untuk menghadapi siapapun yang menyelisihi dalam permasalahan hukum ini. (Tabdid li Abathil watsiqoh Ar-Tarsyid 1/8).

bersambung ke KOREKSI ATAS KITAB AL-JAMI’ bagian 5

Baca juga, KOREKSI ATAS KITAB AL-JAMI’ bagian 2