DUNIAEKSPRESS.COM (15/9/2020)– Pasukan pendudukan Israel pada hari Ahad (13/9) melakukan serangan brutal kepada para tahanan di penjara Ofer di Tepi Barat yang diduduki dengan menggunakan anjing polisi.

Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Klub Tahanan Palestina (PPC) sebgaimana yang dilansir Quds press, mengatakan Ini adalah serangan yang paling kejam dan berbahaya, mencatat bahwa pasukan Israel menggunakan anjing polisi dan memukuli para tahanan dengan kejam.

Pasukan pendudukan Israel mengisolasi sejumlah tahanan selama penggerebekan dan merelokasi 34 lainnya.

Baca juga:

TIGA STRATEGI ISRAEL HILANGKAN MASJID-MASJID PALESTINA

MUHAMMADIYAH MINTA POLISI UNGKAP MOTIF PENUSUKAN SYAIKH ALI JABER

Tahanan Palestina baru-baru ini melakukan protes terhadap kebijakan kelalaian medis Israel yang dilakukan terhadap mereka.

Menurut PPC, ada sekitar 850 narapidana Palestina di penjara Ofer, yang saat ini berisiko tertular virus corona akibat kepadatan yang berlebihan, akses yang terbatas ke peralatan kebersihan, dan kurangnya perawatan medis.

Hanya ada satu klinik medis yang melayani 22 penjara berisi sekitar 4.500 narapidana Palestina. Klinik ini disebut oleh para tahanan Palestina sebagai rumah jagal karena perawatan medis buruk yang ditawarkan kepada mereka.

PPC mengatakan bahwa pendudukan Israel telah meningkatkan penggerebekannya terhadap tahanan Palestina di penjara Israel sejak awal 2019.