Penjajah Amerika Serikat dan Sekutunya NATO akhirnya menyerah pada Mujahidin Taliban

Duniaekspress.com. (21/0/2020). – Afghanistan – Terkait perundingan damai dan penarikan tentara Amerika dan sekutunya NATO dari Afghanistan, kemarin Donald Trump bilang ini perihal alasannya:

“We are dealing very well with the Taliban. They are very tough, They are very smart, They are very sharp.

But you know, it has been 19 year. And they are even tired of the fighting.”

(“Kami berurusan dengan sangat baik dengan Taliban. Mereka sangat tangguh, Mereka sangat cerdas, Mereka sangat tajam.Tapi Anda tahu ini sudah 19 tahun. Dan bahkan mereka (maksudnya lawan AS dan Nato) lelah bertempur”). 

mujahidin menyambut kemenangan

 

“Kami telah mencapai kesepakatan yang sangat baik dengan Mujahidin Taliban, sebagai pemegang otoritas sebagian besar tanah Afghanistan.

Mereka mujahidin Taliban benar-benar lawan yang sangat tangguh. Mereka sangat cerdas. Dan mereka luarbiasa. sehingga Amerika dan sekutunya NATO sulit untuk mengalahkannya.

Tapi kami telah bertempur melawan mereka selama 19 tahun. Bahkan Mujahidin Taliban sendiri pun kemungkinan sudah lelah bertarung.”

Mujahidin Taliban sholat disela-sela waktu pertempuran

Mendengar alasan Trump diatas. Salah satu pimpinan Mujahidin Taliban, Syaikh Mullah Muhammad Jalal menjawab:

“Dengan Seizin Allah bangsa kami telah terlatih melalui seribu tahun pertempuran melawan berbagai bangsa super power yang pernah ada di muka bumi ini..

Kami tidak keberatan menjalani seribu tahun lagi dengan berjalan diatas takdir bangsa kami itu.

Dan insyaAllah kami akan menghancurkan siapapun yang datang menjajah tanah kami.”

Kemenangan mujahidin Taliban melawan kekuatan kuffar super power Amerika Serikat dan sekutunya NATO, merupakan awal kebangkitan kekuatan Islam zaman ini. Menyerah nya pasukan Amerika, dan Kemenangan Mujahidin Taliban adalah juga merupakan kemenangan kaum Muslimin di seluruh dunia.

اَللّهُ اَكْبَرُ
Sumber : Cyber Media