PIMPINAN ISIS TERNYATA EKS INFORMAN AMERIKA KETIKA DI PENJARA

Duniaekspress.com, 22 September 2020. Amir ISIS /IS pengganti Abu Bakar Al-baghdadi yang tewas meledakkan diri membawa serta anak-anaknya, Amir Muhammad Sa’id Abdurrahman al-Maula alias Abu Ibrahim al-Hasyimi al-Quraisyi ternyata pernah membocorkan 88 teman jihadisnya alias menjadi informan amerika saat diinterogasi keamanan amerika tahun 2008 yang lalu. Hal tersebut dibocorkan dari dokumen-dokumen yang diterbitkan oleh Badan CTC, sebuah badan litbang amerika yang berhubungan dengan penanggulangan teror. Dia ditangkap pasukan amerika pada tahun 2008 dan  dibebaskan setahun kemudian (tahun 2009), amerika juga menyebut nama aliasnya sebagai Haji Abdullah.

Foto Al-Maula semasa menjadi tahanan

Sebelum masuk ke ISIS, Maula adalah mantan perwira tentara Saddam Hussein sebelum menjadi deputi Alqaeda di wilayah Mosul di bawah Negara Islam Irak (ISI), dia juga pernah menjadi penulis pidato Baghdadi. Berdasarkan dokumen interogasi yang disebut sebagai TIR (Tactical Interrogation Reports), Maula ditangkap pada 6 Januari 2008. Keesokan harinya, berdasarkan interogasi tersebut, Komando Pusat AS mengumumkan penangkapan seorang buronan yang “sebelumnya menjabat sebagai hakim dari sistem pengadilan ilegal yang terlibat dalam memerintahkan dan menyetujui penculikan dan eksekusi.”

Dalam interogasinya, Al-Maula memberikan rincian plot teroris kepada para interogatornya, sambil meminimalkan keterlibatannya sendiri. Dia mengidentifikasi (membocorkan) banyak nama-nama jihadis  dan memberikan deskripsi serta peran mereka dalam organisasi teroris dan rincian keterlibatan mereka dalam serangan terhadap pasukan koalisi pimpinan AS selama invasi 2003 ke Irak. Dalam 3 kali interogasi (TIR), 64 dari 88 nama yang ia sebutkan, al-Maula memberikan gambaran sangat jelas tentang bagaimana mereka terlibat dalam terorisme. Berdasarkan interogasi tersebut pasukan amerika berhasil menangkap atau membunuh beberapa nama. Empat orang yang dia sebutkan bahkan masih berada di penjara hingga tahun 2016 berdasarkan kesaksian al-Maula tersebut.

Salah satu dokumen TIR al-Maula

Al-Maula lahir di daerah yang didominasi Turkmenistan di Irak, artinya bukan orang Arab asli, sehingga kemungkinan kesulitan bagi al-Maula dalam menjalankan organisasi, karena sebagian besar pemimpin senior ISIS adalah orang Arab. Dia dihargai 10 juta dolar oleh pemerintah amerika.

Sumber : https://ctc.usma.edu/stepping-out-from-the-shadows-the-interrogation-of-the-islamic-states-future-caliph/

Baca juga, MUJAHID SMILEY : TULUS VERSI DAULAH

TAWANAN ISIS RUSUH DI CAMP PENJARA GHOUIRAN SURIYAH, 2 ORANG GUGUR DAN 5 LAINYA LUKA-LUKA