DUNIAEKSPRESS.COM (28/9/2020)– Gerakan Perlawanan Islam, Hamas berduka atas wafatnya seorang perjuang wanita Tunisia Halima Moujel, akibat terinfeksi virus Corona, Ahad (27/9).

Dalam pernyataan persnya Ahad (27/9) Hamas menyebutkan, “Tunisia dan Palestina telah kehilangan pelopor Palestina dan salah satu pintu kebaikan bagi keluarga para syuhada, terluka dan para tahanan.

Baca juga:

ANGKATAN LAUT MESIR TEMBAK MATI 2 NELAYAN PALESTINA

1000 TAWANAN DIBEBASKAN ATAS KESEPAKATAM PEMERINTAH YAMAN DENGAN PEMBERONTAK SYI’AH HOUTHI

Lebih lanjut siaran pers itu mangatakan, Halima Moujel wafat setelah melalui perjalanan panjang dalam rangka memberi kebaikan dan solidaritas secara adil terutama terhadap perjuangan Palestina. Dia menyaksikan bagaimana pengorbanan yang diberikan rakyat Tunisia untuk menolong saudaranya di Gaza. Mereka senantiasa berjuang mendukung Palestina dan berpihak kepada mereka.

“Moujel telah memberikan contoh yang terbaik sejalan dengan sikap bangsa Tunisai untuk mewujudkan denyut nadi Tunisia menuju perjuangan Palestina, terutama di saat-saat yang sangat sensitif yang sedang dilalui Palestina sedang dilalui perjuangan dan wilayah tersebut.” tegas Hamas

Diakhir rilisnya, Hamas bersaksi di hadapan Allah bahwa beliau seorang pejuang, semoga Allah merahmatinya,  Hamas berdoa agar Halimah mendapatkan tempat di sisi Allah bersama orang-orang jujur, para mujahid dan sebaik-baik teman. Dan semoga keluarga yang ditinggalkan mendapatkan kesabaran dan ketabahan.

Sumber: Pusat Informasi Palestina