DUNIAEKSPRESS.COM (20/10/2020)– Pejabat senior Hamas mengklaim bahwa Amerika Serikat telah meminta sejumlah negara Arab untuk berhenti memberikan dukungan keuangan kepada Otoritas Palestina. Pernyataan tersebut disampaikannya di Al-Aqsa TV, Ahad (19/10).

Menurut Saleh Al-Arouri, sejumlah negara telah diminta menekan Fatah yang menguasai Otoritas Palestina, agar menarik diri dari rekonsiliasi dengan Hamas.

Wakil Kepala Biro Politik Hamas menambahkan bahwa negara-negara ini adalah negara-negara yang mensponsori kesepakatan AS abad ini. Dia menekankan, bagaimanapun, bahwa Hamas berkomitmen pada pemahaman Palestina yang dicapai di Istanbul dan tidak akan pernah mundur dari itu.

Al-Arouri juga mengungkapkan bahwa AS telah menawarkan untuk berbicara dengan Hamas mengenai apa yang disebut “kesepakatan”, tetapi Hamas menolak karena niat Washington adalah untuk memisahkan sikap nasional Palestina dan mengancam kepemimpinan PLO.

Baca juga:

TERKAIT NORMALISASI DENGAN ISRAEL, ISIS ANCAM SERANG SAUDI

PEJUANG HAMAS TOLAK AJAKAN AS UNTUK KESEPAKATAN “ABRAHAM ACCORDS”

Pada bulan Juli, mantan pemimpin Hamas Khaled Meshaal mengatakan bahwa cara terbaik untuk merusak rencana aneksasi Israel “adalah mengubah fungsi PA” dari melayani pendudukan Israel menjadi menghadapinya. Dia menegaskan, jika perubahan itu tidak dilakukan, PA harus dibubarkan setelah berdiskusi dengan berbagai faksi Palestina dan mencapai kesepakatan tentang penggantinya agar tidak berakhir dalam kekacauan.