DUNIAEKSPRESS.COM (1/11/2020)– Geram atas pernyataan Presiden Perancis Emmanuel Macron yang rasis, aktivis Islam Bogor gelar foto Macron di sekitar Tugu Kujang yang berdekatan dengan Istana Negara.

karena bertepatan dengan hari Ahad, banyak warga yang berolahraga pagi yang tampak antusias menginjak-injak foto Macron. Tak hanya itu, warga ada juga yang merobek gambar Presiden Macron dan menggilas dengan roda sepedanya.

Di waktu yang bersamaan, salah satu warga bahkan sempat melempar Foto emmanuel macron yang bertuliskan “MUSUH ISLAM !!” dengan telur sambil mengajak memboikot produk perancis.

Beberapa hari terakhir, ramai juga di media sosial untuk melakukan #boycottPerancis. dan ada juga aksi pengecaman serupa disejumlah daerah di indonesia bahakan di seluruh dunia.

Umat muslim Bogor menilai, pernyataan Presiden Macron telah melukai perasaan pemeluk agama Islam.

“Penghinaan kami ini terhadap foto presiden perancis belum ada apa-apa di bandingkan perbuatan dia yang telah melecehkan Nabi Muhammad,” kata salah seorang warga sambil menginjak dan menghentakkan kakinya ke foto Macron.

Hal senada juga diungkapkan salah satu warga bernama Wahid.

“Penghinaan terhadap Nabi kami, Nabi Muhammad, bagi kami itu penghinaan yang paling berat. Ayah kita saja dihina kita tak terima. Bagi kami tidak ada cara lain. Hanya inilah yang bisa kami lakukan,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Macron menyatakan tidak akan melarang penerbitan kartun Nabi Muhammad SAW.

Pernyataan Presiden Perancis Macron itu dikeluarkan usai aksi pembunuhan terhadap Samuel Paty, seorang guru yang menunjukkan kartun Nabi Muhammad SAW, kepada siswanya.

Dia dipenggal remaja Muslim keturunan Chechnya yang berusia 18 tahun, Abdullah Anzorov, yang kemudian ditembak mati polisi.

Baca juga:

PELAKU PENYERANGAN DI AVIGNON PRANCIS YANG DITEMBAK MATI MERUPAKAN ANGGOTA SAYAP KANAN ANTI-ISLAM