Koreksi atas kitab Al-Jami’ bagian 18

Baca sebelumnya, KOREKSI ATAS KITAB AL-JAMI’ bagian 17

Duniaekspress.com. (03/11/2020). Ibnu Taimiyyah berkata, di Majmu Al-Fatawa, IX/141-145, “Yang demikian itu ada dua hal, apabila diantara keduanya ada dua factor kesamaan dan factor perbedaan, sementara lafalnya disebutkan pada keduanya, maka keduanya bisa disebut :

  1. Berdasarkan perbedaan antara satu dengan yang lainnya, sehingga kesamaan yang ada hanyalah kesamaan lafal saja.
  2. Bisa juga disebut sama berdasarkan tingkat kesamaan antara kedua hal tersebut, sehingga jadi lafal yang berserikat.”

Kemudian beliau berkata, “Kemudian, kata dalam literatur Bahasa ,menjadi topik untuk penentuan Musytarak (Kesamaannya). Kemudian dalam penggunaannya lebih banyak yang ini atau yang itu. Sehingga ia tetap menjadi dalil dengan mengetahui penggunanaannya berdasarkan kesamaan dan perbedaan.”

Kadang juga ada qorinah, indicator, misalnya lam ta’rif (Alif Lam) dan atau Idhafah (penyandaran kepada kata lain), yang menjadi petunjuk kekhususan. Lafal An-nifaq (kemunafikan), dalam permasalahan ini, ia di dalam syari’at bermakna menampakkan agama dan dan menyembunyikan hal sebaliknya. Makna syar’I ini lebih khusus dari pada makna An-nifaq secara Bahasa. Karena secara Bahasa kata ini lebih umum dari pada makna penampakkan agama.

Kemudian, menyembunyikan hal yang menyelisihi agama ; baik sampai kepada kekafiran maupun fasik. Penyebutan (kata) An-nifaq untuk kedua makna tersebut pada dasarnya dengan metode tawathu’, kesamaan kata.

Maka, penggunaan kata An-nifaq bisa untuk orang kafir maupun orang fasik. Apabila penyebutannya di dasarkan pada makna lebih dari sekedar fasik, maka penyebutannya didasarkan pada hal itu, sedangkan pada makna fasik berdasarkan isytirak (kesamaan makna). Dan boleh juga bahwa maksud dari penyebutannya itu adalah (bermakna) kafir secara khusus.

Kata (Ab-nifaq) itu menjadi bersekutu bila ia menunjukan makna khusus atau perbedaan dari lafal An-nifaq, tetapi dengan Lam ta’rif. Bahasan yang bagus ini berlaku untuk semua lafal  umum yang digunakan dalam Sebagian macamnya, baik karena dominasi penggunaan maupun makna verbalnya secara khusus dengan jenis itu. Selesai.

 

InsyaAllah bersambung …

 

Baca juga, KOREKSI ATAS KITAB AL-JAMI’ bagian 16