DUNIAEKSPRESS.COM (6/11/2020)– Sedikitnya tiga orang tewas dan 17 lainnya cedera dalam dua ledakan berturut-turut di provinsi utara Afghanistan, Balkh. Diduga serangan tersebut menargetkan Komandan anti Taliban Nazar Gul.

Insiden itu terjadi pada Kamis (5/11) di distrik Shulgara sekitar pukul 11 ​​pagi (06:30 GMT), kata juru bicara gubernur provinsi, Munir Ahmad Farhad, seperti yang dikutip kantor berita Al-jazeera.

Baca juga:

SYIAH HOUTHI TEMBAKI PEMUKIMAN, 5 ANAK JADI KORBAN

HAMAS KUTUK SERANGAN TEROR DI WINA

Menurut pejabat tersebut, ledakan itu terjadi akibat dua bom ditempatkan di dalam kendaraan dan wisma seorang komandan pro-pemerintah terkenal di distrik tersebut.

Komandan setempat yang diidentifikasi sebagai Nazar Gul dan 16 orang bersenjatanya terluka dalam ledakan itu, sementara putranya dan dua tamunya tewas, kata Farhad.

Pejabat lokal menggambarkan Gul sebagai tokoh komandan anti Taliban yang telah memainkan peran penting dalam mobilisasi masyarakat untuk mendukung pemerintah pusat di distrik tersebut.

Taliban kemudian mengaku bertanggung jawab atas serangan itu dalam sebuah tweet, mengatakan mereka sedang merencanakan operasi.

Pejuang Taliban aktif di provinsi tersebut dan biasanya melakukan serangan terhadap pasukan pro-pemerintah.
Meskipun pemerintah di Kabul dan Taliban meluncurkan pembicaraan damai yang belum pernah terjadi sebelumnya pada bulan September, pertempuran telah berkecamuk di seluruh negeri karena Taliban telah melancarkan serangan dahsyat di ibu kota provinsi dan instalasi keamanan, dengan kekhawatiran kekerasan dapat membahayakan negosiasi.