DUNIAEKSPRESS.COM (12/11/2020)– Sebuah masjid Turki di Kota Zaandam, Belanda, mengalami serangan Islamofobia pada hari Selasa (10/11).

“Kami tidak tahu siapa yang melakukan serangan itu, tapi kami khawatir. Kami khawatir cuaca menjadi gelap lebih awal terutama di musim dingin dan murid-murid kami belajar agama di masjid pada malam hari,” kata pengurus masjid Ismail Genc kepada Anadolu Agency.

Genc mengatakan penjaga masjid menyadari adanya serangan ketika tiba di masjid. Dia menambahkan bahwa mereka belum pernah mengalami kejadian seperti itu sebelumnya.

Genc mengatakan tidak ada kerusakan pada masjid selain kaca jendela yang pecah. Serangan ini, kata Genc, akan menjadi lebih jelas setelah kamera pengawas (CCTV) diperiksa.

Baca juga:

LEDAKAN BOM DI JEDDAH, 4 ORANG LUKA-LUKA

IICSA: GEREJA KATOLIK GAGAL LINDUNGI ANAK DARI PELECEHAN SEKSUAL

Sebelumnya, seorang pria tak dikenal menyerang sebuah Masjid Turki di Sydney, Australia, Sabtu (24/10).

Penyerang itu memasuki Masjid Auburn Gallipoli, yang berafiliasi dengan Direktorat Urusan Agama Turki, dan menyebabkan kerusakan material.

Dilansir di Daily Sabah, Senin (26/10), serangan mendadak ini menyebabkan pecahnya lampu gantung, kaca jendela, televisi plasma, dan beberapa barang di lantai atas.

Beberapa warga mengambil rekaman video maupun foto selama penyerangan. Setelahnya mereka memberi tahu polisi dan menangkap pelaku.