Author: aceng basayev

KOREA UTARA TARIK KEDUTAANNYA MENYUSUL SITUASI YANG KIAN MEMANAS DENGAN AMERIKA DAN SEKUTUNYA

Duniaekspress, 15 agustus 2017. – PYONGYANG—Korea Utara memanggil seluruh duta besarnya yang berada di negara-negara besar, guna melakukan pertemuan menyusul situasi yang memanas di Semenanjung Korea. ”Korea Utara menggelar pertemuan kepala misi diplomatik asing setelah memanggil duta besarnya untuk negara-negara besar pulang ke Pyongyang,” kata seorang pejabat pemerintah Korea Selatan yang tidak disebutkan namanya lansir Yonhap, Senin (14/8/2017). Dubes Korut untuk Cina; Ji Jae-ryong, Dubes Korut untuk Rusia; Kim Hyong-jun dan Dubes  Korut untuk PBB; Ja Song-nam, termasuk yang dipanggil pulang oleh pemerintah Kim Jong-un. Pemerintah Korea Selatan sendiri mengindikasikan bahwa pemanggilang pulang para Dubes tersebut ke Pyongyang, untuk...

Read More

KAFIRKAH TAWANAN MUSLIM YANG MENGAMBIL PEMBEBASAN BERSYARAT (PB) ?

Assalamu’alaikum warohmatullahi warokatuh. Pertanyaan : “Kafirkah, ketika ada seorang muslim yang sedang dalam kondisi ditawan(dipenjara), ia ingin membebaskan diri dengan cara melalui mengikuti pembebasan bersyarat (PB) ?” Duniaekspress, 15 agustus 2017 .- Jawaban : “Wa’alaikumussalam warohmatullahi wabarokatuh. Segala pujian milik Allah, semoga damai sejahtera menyertai utusan Allah, keluarga dan sahabat-sahabatnya. Mengenai posisi seorang muslim dalam keadaan tertawan(dipenjara), adalah dia dalam kedaan ikrah(keterpaksaan), namun apakah dalam kondisi demikian bolehkah ia mengambil udzur dalam takfir, untuk sebagai upaya membebaskan dirinya dari belenggu penjara, melalui pembebasan bersyarat (PB), dan dalam hal ini para ulama ada perbedaan pendapat, ada yang membolehkan ada juga yang...

Read More

BERSLOGAN NKRI HARGA MATI, BEGITU KEPENTINGAN PRIBADINYA TERGANGGU LANGSUNG TEBAR “ANCAMAN”

Duniaekspress, 15 agustus 2017. – Benarkah kita mencintai Indonesia sepenuh jiwa-raga tatkala kehidupan kebangsaan saat ini sarat tarikan kepentingan yang serba niscaya? Manakala di antara komponen bangsa dengan gampang mengumbar amarah di ranah publik hanya karena masalah praktis. Pertanyaan sederhana ini layak untuk direnungkan ketika segenap rakyat di negeri ini merayakan hari kemerdekaan Indonesia ke-72. Fakta berbicara terbuka. Sekelompok orang bertepuk dada sebagai penjaga garda terdepan Indonesia. Berslogankan NKRI dan Pancasila harga mati. Namun begitu kepentingan sendiri terganggu, sertamerta menyebar kejengahan dan kangkuhan kolektif di ruang publik. Tak lupa menebar ancaman politik, tidak akan memberi dukungan dalam kontestasi politik...

Read More

SERANGAN-SERANGAN MUJAHIDIN IMARAH ISLAM THALIBAN

Penyergapan membunuh direktur polisi tewas dengan 2 penjaga di herat Afganistan. Duniaekspress, 15 agustus 2017. – Herat, 14 agustus-Seorang Direktur Polisi – Ghulam Dastigir – dikatakan telah tewas bersama dengan 2 penjaga dalam sebuah mujahidin mujahidin di shedaie area city sore hari pada hari minggu. Ranjau meledak di dalam shawalikot Kandahar, 14 Agustus-beberapa personil musuh dilaporkan telah tewas dan terluka mengikuti serangan ied yang merusak apc musuh menjadi potongan,  di dekat daerah kondalan  distrik shawalikot. 4 tewas, 2 terluka dalam operasi shajoy Zabul, 14 agustus-laporan yang datang dari distrik shajoy negara bagian itu, pasukan musuh yang ingin mendirikan pos...

Read More

18 ORANG WNI YANG LARI DARI ISIS/IS DI PULANGKAN KE INDONESIA

Duniakespress, 15 agustus 2017. – 18 WNI mantan relawan ISIS tiba di Bandara Soekarno-Hatta melalui terminal kedatangan 2D, Tangerang, pada hari Sabtu (12/8) pukul 15.40 wib. Mereka adalah para WNI yang kemudian melarikan diri dari kelompok ISIS/IS. Tim Densus 88 Antiteror Polri langsung menjemput dan membawa mereka ke Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, untuk diperiksa. Kabag Penum Divisi Humas Polri, Komisaris Besar Martinus Sitompul, membenarkan 18 WNI yang diketahui keluar dari Suriah itu telah dibawa oleh Densus 88 ke Mako Brimob Depok. Pihak Densus 88 akan melakukan pemeriksaan dan profiling latar belakang mereka. Diduga ada ratusan WNI yang bergabung dengan jaringan ISIS/IS di Suriah. Mereka rata-rata tergiur dengan janji ISIS/IS. Namun banyak juga yang meninggalkan ISIS/IS karena merasa tertipu. Berikut identitas mereka: 1. LASMIATI Ngawi 29 Juli 1977 2. MUHAMMAD SAAD AL HAFS Jakarta 26 Agustus 2014 3. MUTSANNA KHALID ALI Jakarta 26 Januari 2004 4. DIFANSA RACHMANI Tanjung Redeb 21Maret 1986 5. MUHAMMAD HABIBI ABDULLAH Jakarta 12 Oktober 2011 6. MUHAMMAD AMMAR ABDURRAHMAN Jakarta 26 Agustus 2014 7. DWI DJOKO WIWOHO Medan 15 Januari 1967 8. FAUZAKATRI DJOHAR MASTEDJA Padang 28 April 1959 9. FEBRI RAMDHANI Jakarta 19 Februari 1994 10. SITA KOMALA Jakarta 04 Januari 1961 11. INTAN PERMANASARI PUTRI Jakarta 13 September 1989 12. SULTAN ZUFFAR KURNIAPUTRA Jakarta 05 Januari 1999 13. RATNA NIRMALA Jakarta 09 September 1966 14. NURSHADRINA KHAIRA DHANIA Jakarta 06...

Read More