Author: azzam sakti

KAMP DAN FASILITAS BERSALIN PENGUNGSI SURIAH DIHANTAM RUDAL RUSIA

DUNIAEKSPRESS.COM (22/11/2019)- Serangan rudal Rusia dan pasukan Presiden Bashar Al-Assad dilaporkan menghantam lokasi dekat sebuah kamp sementara bagi pengungsi Suriah di Desa Qah, Provinsi Idlib, yang berbatasan dengan Turki, Rabu (20/11). The Syrian Observatory for Human Rights menuturkan rudal darat yang diluncurkan oleh Rusia dan pasukan Presiden Bashar al-Assad itu jatuh di dekat fasilitas bersalin pengungsi Suriah. Insiden itu menewaskan 21 orang, termasuk anak-anak, dan melukai 40 orang lainnya. “Di tempat lain, pesawat militer Rusia juga menargetkan Kota Maaret al-Numan di selatan Provinsi Idlib. Enam warga sipil termasuk empat anak,” bunyi pernyataan observatorium itu seperti dikutip dari AFP. Baca...

Read More

ISRAEL TAHAN 745 ANAK-ANAK PALESTINA

DUNIAEKSPRESS.COM (22/11/2019)- Sebuah laporan yang dikeluarkan pada hari Rabu (20/11) oleh lembaga yang menangani tahanan Palestina mengatakan, bahwa Israel telah menangkap dan memenjarakan 745 anak-anak Palestina terhitung sejak awal tahun 2019, banyak di antaranya menjadi sasaran berbagai pelanggaran hak asasi manusia. Menurut gambar gambar yang dikeluarkan oleh Klub Penjara Palestina (PPC), hampir 200 anak ditahan di berbagai pusat penahanan di seluruh Israel pada hari Selasa. Angka-angka itu dirilis dalam rangka Hari Anak se-Dunia yang jatuh pada tanggal 20 November ini. Baca Juga: LEGALKAN PEMUKIMAN YAHUDI ADALAH PEMBANTAIAN POLITIK HAMAS SERUKAN LAWAN, PENUTUPAN DI AL-QUDS Laporan itu juga mengatakan bahwa...

Read More

LEGALKAN PEMUKIMAN YAHUDI ADALAH PEMBANTAIAN POLITIK

DUNIAEKSPRESS.COM (22/11/2019)- Ketua Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh mengatakan pada hari Kamis (20/11) bahwa pengumuman Amerika Serikat bahwa mereka tidak lagi menganggap pemukiman Yahudi ilegal adalah pembantaian politik. “Keputusan yang diumumkan oleh Sekretaris Negara AS Mike Pompeo terkait dengan penyelesaian Israel adalah pembantaian politik yang berbahaya yang menghiasi pertumpahan darah dan kejahatan yang dilakukan oleh pendudukan.” kata Haniyeh dalam rilisnya yang disebar kepada media. “Keputusan ini merupakan aliansi setan melawan hak Palestina untuk tetap berada di tanah mereka, melindungi situs suci mereka dan menyerahkan tanah mereka kepada generasi mendatang.” tambahnya. Baca Juga: HAMAS SERUKAN LAWAN, PENUTUPAN DI AL-QUDS Pemimpin...

Read More

HAMAS SERUKAN LAWAN, PENUTUPAN DI AL-QUDS

DUNIAEKSPRESS.COM (21/11/2019)- Terkait penutupan kantor berita dan berbagai kantor instansi Palestina di Al-Quds, gerakan Perlawanan Islam Hamas menegaskan bahwa harus lepas dari perjanjian dan koordinasi keamanan dengan penjajah Israel, serta membebaskan tangan rakyat Palestina untuk mempertahankan tanahnya, menjadi satu-satunya opsi dan pilihan yang mampu mengekang laju permukiman ilegal Israel dan agresinya pada rakyat Palestina. Hamas menilai penutupan institusi-institusi Palestina di al-Quds oleh otoritas penjajah Israel Rabu (20/11), merupakan bagian dari kampanye yang diusung pemerintah Netanyahu. Ini adalah yang terbesar sejak 15 tahun untuk menghancurkan rumah-rumah warga di al-Quds dan memburu lembaga-lembaga Palestina yang memberikan layanan kepada rakyat Palestina di...

Read More

SERIKAT GURU KANADA TOLAK LARANGAN PEMAKAIAN SIMBOL AGAMA

DUNIAEKSPRESS.COM (21/11/2019)- Serikat guru di provinis terbesar Kanada, Quebec yang beranggotakan 45.000 orang bergabung dengan sejumlah organisasi yang mengajukan tuntutan hukum atas pelarangan pemakaian simbol keagamaan bagi pegawai negeri. Larangan tersebut telah memengaruhi proses rekrutmen polisi, guru, dan pengacara. Sementara pegawai publik lainnya seperti dokter dan supir bus dibebaskan dari larangan itu selama wajah tidak tertutup. Pemakaian jilbab, salib, turban dan kippah saat para pegawai bekerja termasuk dalam larangan itu. Baca Juga: PELARANGAN SIMBOL AGAMA DI QUEBEC SEJATINYA ANTI TERHADAP ISLAM MUSLIM CANADA TOLAK UNDANG-UNDANG DISKRIMINASI Dewan Nasional Muslim Kanada beserta lembaga swadaya masyarakat mengajukan gugatan yang menegaskan bahwa...

Read More