Author: Irfan yusuf

IMPOR BERAS CERDIK TAPI SADIS

Oleh Edy Mulyadi Direktur Program Centre for Economic and Democracy Studies (CEDeS) Duniaekspress, 17 Januari 2018– Ibarat saluran listrik, huru-hara soal beras yang terjadi beberapa hari ini sekali lagi menunjukkan ada yang korselet dari kebijakan Pemerintah. Menjelang panen raya, Pemerintah justru mengimpor beras. Jumlahnya tidak tanggung-tanggung, 500.000 ton. Alasan impor juga menunjukkan korseleting Pemerintah. Katanya, untuk menekan harga beras yang tinggi. Kasihan rakyat kalau harga beras tinggi. Itulah sebabnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaeman berkata, impor beras wujud kecintaan Presiden kepada rakyat. Lucu bin menggelikan! Kritik pun deras berhamburan. Impor beras membuat petani menjerit. Pasar yang banjir dipastikan membuat...

Read More

DISTRIBUSI LAMPU LED UNTUK 1000 WARGA PALESTINA

Duniaekspress, 17 Januari 2018. – Jalur Gaza merupakan salah satu wilayah Palestina yang minim pasokan listrik. Listrik hanya menyala paling lama 4 jam saja per hari, akibatnya wilayah Gaza gelap saat malam menjelang. “Karena pasokan listrik kurang, hampir setiap rumah di Gaza memiliki panel surya untuk bisa mendapatkan aliran listrik. Itu pun paling hanya cukup untuk menyalakan lampu di malam hari dengan kualitas remang-remang,” ujar Andri Murdianto, Crisis Center Dept Head Rumah Zakat. Keadaan ini berlangsung dari Juni 2017 lalu saat Israel memutuskan untuk mengurangi pasokan listrik bagi dua juta warga Palestina di Jalur Gaza. Sejak satu-satunya pembangkit listrik di...

Read More

HAMAS: ADA SIDIK JARI ZIONIS DIBALIK UPAYA JAHAT INI

ADA SIDIK JARI ZIONIS DALAM PERCOBAAN PEMBUNUHAN MUHAMMAD HAMDAN Duniaekspress, 16 Januari 2018 (LIBANON)- Delegasi Hamas di Libanon mengunjungi RS Labib Thibi untuk melihat kondisi kesehatan Muhammad Hamdan, yang menjadi korban upaya pembunuhan siang kemarin di kota Shaida, ditegaskan bahwa sidik jari zionis berada di balik upaya jahat ini. Wakil Hamas di Libanon, Ali Barkah didampingi wakil bidang politik Hamas di Libanon, Jihad Thaha dan pejabat politik di kawasan Shaida, Aiman Syana’a. Barkah menegaskan bahwa ledakan di Shaida mengincar kader Hamas di Libanon. Menurutnya, ledakan yang terjadi di kota Shaida, Libanon Selatan, mengincar Muhammad Hamdan, salah satu kader Hamas di kota Shaida, beliau termasuk pengungsi Palestina yang tinggal di Libanon, ledakan menyebabkan luka-luka, dan merusak mobil dan lokasi ledakan. Ditambahkannya bahwa petunjuk awal menyebutkan adanya sidik jari zionis di balik upaya jahat ini. Hamas di Libanon mengutuk kejahatan yang mengincar kader Hamas dan eksistensi Palestina dan stabilitas di Libanon. Baca Juga: ANGGOTA HAMAS LOLOS DARI UPAYA PEMBUNUHAN OLEH ISRAEL Sebelumnya, Hamas Libanon mengatakan, sebuah ledakan bom mobil di kota Sidon, Lebanon selatan, telah melukai seorang anggota Hamas. Hamas menuding Israel atas upaya pembunuhan terhadap kadernya tersebut. Media Hamas mengatakan dalam sebuah pernyataannya, bahwa Mohammed Hamdan menderita luka dibagian kaki pada hari Ahad (14/1) setelah sebuah bom yang ditanam di mobilnya diledakkan. “Indikasi awal menunjuk pada jari-jari Zionis [Israel] di balik tindakan kriminal ini,” Stasiun berita Lebanon mengatakan ledakan tersebut...

Read More

SERANGAN BALIK PEJUANG, 231 TENTARA BASHAR TEWAS

SERANGAN BALIK PEJUANG, 231 TENTARA BASHAR TEWAS Duniaekspress, 16 Januari 2018. – Pejuang Suriah mengatakan, sedikitnya 231 tentara Bashar al Asaad tewas dalam pertempuran di Harasta di daerah pinggiran timur Damaskus yang terkepung. Menurut sebuah ruang operasi pejuang Suriah di Ghouta, pertempuran di Harasta sejak pangkalan tersebut dikepung pada akhir Desember membuat 231 tentara rezim, termasuk 107 petugas tewas. Jumlah korban tewas meningkat saat pejuang Suriah menunjukkan perlawanan sengit di mana sekitar 250 tentara masih terjebak dalam basis strategis. “Di medan perang lain di Suriah utara, setidaknya 180 tentara rezim dan milisi terbunuh dalam lima minggu karena rezim yang didukung...

Read More

HUBUNGAN MEMANAS, BAKU TEMBAK PAKISTAN-INDIA DIPERBATASAN

Duniaekspress, 16 Januari 2018. – Sedikitnya empat tentara Pakistan tewas dalam baku tembak yang terjadi dengan pasukan India di perbatasan Kashmir yang disengketakan pada hari Senin (15/1). “Tiga tentara India juga tewas dan beberapa lainnya luka-luka dalam baku tembak,” kata Inter Service Public Relations (ISPR), sayap media militer Pakistan seperti yang dilansir Anadolu Agency, Senin (15/1/2018). “Pasukan India menembakkan mortir pada tentara Pakistan ketika mereka sibuk dengan perawatan komunikasi line di sepanjang Jalur Kontrol di sektor Jandrot Azad Jammu dan Kashmir,” tambahnya. Menurut Kantor Luar Negeri Pakistan, sejauh tahun ini, pasukan India telah melakukan lebih dari 70 pelanggaran gencatan senjata...

Read More