Author: azzam sakti

TENTARA GABUNGAN SERANG PETERNAKAN, 10 WARGA SIPIL TEWAS DI SOMALIA

Duniaekspress, 26 Agustus 2017. – Ali Nur Mohamed Deputi Gubernur wilayah Lower Shabelle menyatakan serangan gabungan militer Somalia dan Amerika Serikat mengakibatkan Sedikitnya 10 warga sipil termasuk tiga anak tewas. Serangan tersebut, yang terjadi pada dini hari Jumat, menargetkan sebuah peternakan di pinggiran kota Bariire di wilayah Lower Shabelle bagian selatan. “Petani lokal ini diserang oleh pasukan asing ketika menjaga hasil panen mereka,” kata Ali Nur Mohamed, seperti yang dilansir Al Jazeera, sabtu (26/8/2017) “Pasukan bisa menangkap mereka karena mereka tidak bersenjata, tapi malah menembak mereka satu demi satu tanpa ampun.” tambahnya. Tiga anak berusia delapan sampai 10 tahun...

Read More

MILITAN ISIS/IS PUKUL MUNDUR MILITER REZIM ASSAD DARI RAQQA

Duniaekspress, 26 Agustus 2017- Pejuang Islamic State Iraq and Suria (ISIS) membunuh setidaknya 34 tentara pemerintah Suriah dan berhasil merebut kendaraan tempur mereka. Militan ISIS juga berhasil mendorong mundur pasukan Basyar Assad tersebut ke Maadan, salah satu kota yang berada di provinsi Raqqa yang menjadi wilayah terakhir ISIS. Serangan balasan yang terjadi Jumat pagi oleh Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) juga menyebabkan 12 pejuangnya tewas menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris. Perkembangan tersebut membuat pasukan Assad mundur sekitar 30km ke barat Maadan dan mengizinkan ISIS (juga dikenal sebagai ISIL) untuk merebut kembali beberapa...

Read More

KEMENKES DAN PRODUSEN VAKSIN, WAJIB TAAT UU JPH

Duniaekspress, 25 Agustus 2017- Upaya membangun kesehatan salah satunya adalah dengan membuat pertahanan tubuh atau imunisasi. Imunisasi yang saat ini dikenal adalah dengan cara memberi vaksin kepada tubuh yang nanti akan memberi kekebalan pada tubuh terhadap penyakit tertentu, sesuai vaksin yang diberikan. Pemberian vaksin sejak dini merupakan bagian dari program pemerintah yang sudah berlangsung sejak lama. Namun dalam kurun waktu terakhir program ini mendapat pertentangan dari kelompok orang yang disebut antivaksin. Beberapa alasan yang melandasi penolakan vaksin adalah kepastian halal dan bahan baku vaksin yang diduga mencederai kesehatan pasca vaksinasi. Direktur Surveilans dan Karantina Kemenkes RI, dr. Elizabeth Jane...

Read More

ISIS/IS TERUS TERDESAK, PASUKAN IRAK KEMBALI KUASAI LIMA DESA DI TAL AFAR

Duniaekspress, 25 Agustus 2017- Militer Irak menyatakan mereka telah berhasil merebut lima desa di timur dan selatan kota Tal Afar dalam serangan lanjutan yang dilakukan untuk mengusir Islamic State Iraq dan Suriah (ISIS) dari Iraq. Pada hari kelima pasukan Irak terus mengepung gerilyawan yang berada di kota yang terletak di Irak barat laut yang dekat dengan perbatasan Suriah, seperti yang disampaikan komando operasi gabungan Irak, lansir Al Arabiyah (24/8/2017) Dalam batas kota, pasukan Irak berhasil menguasai tiga desa lainnya, al-Nour dan al-Mo’allameen di timur dan al-Wahda di barat dan mengambil alih beberapa bangunan strategis. Kemajuan tersebut merupakan yang terbaru...

Read More

TENTARA INDIA TEMBAK MATI SEORANG PELAJAR DI KASMIR

Duniaekspress, 25 Agustus 2017- Kepolisan Kasmir menyatakan tentara India membunuh seorang siswa berusia 19 tahun yang mereka anggap sebagai pejuang kemerdekaan Kasmir. Penembakan secara berutal militer India yang menewaskan Shahid Bashir Mir, menyebabkan demonstrasi pada hari Kamis (23/8) di Handwara bagian Kasmir utara yang dibawah kuasa India. Bentrokan terjadi antara warga desa Daril Tarthpora dengan polisi karena mereka menuntut dilakukan proses hukum terhadap tentara yang terlibat dalam pembunuhan Mir. Pengunjuk rasa mengusung jenazah Mir di peti mati, para demonstran menolak untuk mengubur jenazah Mr sampai proses penyidikan atas kematiannya dilakukan. Kepala polisi Kashmir Muneer Khan mengatakan kepada wartawan bahwa Mir adalah seorang sipil dan tidak ada senjata yang ditemukan. “Bagaimana dia terbunuh adalah masalah penyelidikan,” kata Khan. Tentara India pada hari Selasa telah mengklaim bahwa mereka membunuh seorang “militan” saat baku tembak di sebuah hutan desa. Penduduk setempat mengidentifikasi pemuda tersebut sebagai mahasiswa dari Degree College Handwara yang mereka katakan telah hilang selama dua hari. Anggota keluarga Mir mengatakan kepada Al Jazeera bahwa dia dijemput pada hari Senin oleh sebuah konvoi tentara dan sejak itu hilang. “Kami tidak melihat dia setelah hari itu, saya telah mencari ke semua tempat, ke hutan, ke setiap desa, tapi saya tidak dapat menemukannya,” kata ayah Shahid, Bashir Ahmad Mir. “Suatu hari saya mendapat telepon dari kantor polisi untuk mengidentifikasi mayat. Ketika kami melihatnya, tubuh anak laki-laki saya terkoyak dan wajahnya rusak. Kami terkejut,”...

Read More