Author: azzam sakti

MENYELIDIKI GENOSIDA TERHADAP MUSLIM ROHINGYA, BANGLADESH BENTUK KOMISI

Duniaekspress, 13 Oktober 2017 – Warga di Bangladesh membentuk sebuah komisi untuk menyelidiki genosida di negara bagian Rakhine di Myanmar barat yang telah memaksa ribuan orang Rohingya untuk meninggalkan rumah mereka. Komisi yang beranggotakan 35 orang ini dipimpin oleh seorang mantan Hakim Agung Shamsul Huda dan termasuk dua mantan panglima militer. Shamsuddin Chowdhry, anggota komisi tersebut, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa mereka akan menciptakan kesadaran internasional mengenai masalah tersebut untuk menekan pemerintah Myanmar. “Pekerjaan kami adalah pertama-tama menghentikan penyiksaan pada pengungsi Rohingya dan kemudian menciptakan lingkungan yang menyenangkan bagi mereka untuk kembali ke rumah,” katanya, Rabu (11/10/2017). “Terakhir, kami menginginkan hukuman bagi mereka yang melakukan kejahatan ini.” Tambahnya. Chowdhry mengatakan bahwa Rohingya telah tinggal di Rakhine untuk waktu yang lama, namun pada tahun 1982 sebuah undang-undang menghapus kewarganegaraan mereka. “Kami akan segera pergi ke Cox’s Bazar [di mana sebagian besar pengungsi Rohingya yang melarikan diri dari Myanmar tinggal] untuk mengambil tanda tangan dan pernyataan orang-orang yang menjadi korban,” katanya. Dia menambahkan bahwa mereka mungkin akan pergi ke Jenewa pada bulan Desember dan meminta PBB dan organisasi kemanusiaan lainnya untuk membentuk sebuah komisi penyelidikan internasional. Chowdhry mengatakan bahwa jika masyarakat internasional mengabaikan Muslim Rohingya, mereka mungkin menggunakan militansi dan terorisme sesuatu yang akan mempengaruhi seluruh Asia Tenggara dan dunia. Sejak 25 Agustus, sekitar 519.000 Rohingya telah menyeberang dari Rakhine ke Bangladesh, menurut PBB. Para pengungsi tersebut melarikan diri dari sebuah...

Read More

KEBRUTALAN TERORGANISIR UNTUK USIR MUSLIM ROHINGYA

Duniaekspress, 12 Oktober 2017 – Sebuah laporan baru PBB mengatakan serangan selama berbulan-bulan yang dilakukan Myanmar terhadap Muslim Rohingya telah menjadi kampanye terpadu dan terorganisir dengan baik yang secara eksplisit dimaksudkan untuk mengusir Muslim Rohingya keluar dari negara tersebut ke Bangladesh dan mencegah mereka untuk kembali. “Serangan brutal terhadap Rohingya di negara bagian Rakhine utara telah terorganisir dengan baik, terkoordinasi dan sistematis, dengan tujuan untuk tidak hanya mengusir penduduk keluar dari Myanmar namun juga mencegah mereka untuk kembali ke rumah mereka,” menurut sebuah laporan PBB baru berdasarkan 65 wawancara secara perorangan dan kelompok yang dilakukan di Bangladesh. “Pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan terhadap penduduk Rohingya dilakukan oleh pasukan keamanan Myanmar yang sering diadu dengan orang-orang Buddhis Rakhine bersenjata,” menurut laporan tersebut, seperti dikutip Anadolu Agency, Rabu (11/10/2017). “Dalam beberapa kasus, sebelum dan selama serangan, megafon digunakan untuk mengumumkan: ‘Anda tidak termasuk di sini, pergi ke Bangladesh Jika Anda tidak pergi, kami akan membakar rumah Anda dan membunuh Anda’,” katanya. Ini juga menyoroti sebuah strategi untuk “menanamkan ketakutan dan trauma yang dalam dan meluas baik fisik, emosional dan psikologis” di antara populasi Rohingya. Laporan tersebut menyebut operasi yang dilakukan pasukan keamanan Myanmar adalah operasi pembersihan warga Muslim Rohingya. Kepala Komisi Komisioner Tinggi Komisaris Hak Asasi Manusia (OHCHR) Thomas Hunecke mengatakan dalam sebuah konferensi pers di Jenewa “Kami telah menerima informasi yang sangat kredibel bahwa ranjau darat ditanam setelah 25...

Read More

SERANGAN BOM TARGETKAN MARKAS KEPOLISIAN SURIAH

Duniaekspress, 12 Oktober 2017 – Sedikitnya dua orang tewas dan enam lainnya luka-luka setelah penyerang meledakkan diri di dekat pusat komando polisi di Jalan Khaled bin al-Walid Damaskus ibukota Suriah, Rabu (11/10/2017) Menurut laporan berita televisi Suriah, pembom bunuh diri mencoba menyerang kantor pusat kepolisian Suriah, sebelum meledakan diri sempat terjadi kontak senjata dengan pera penjaga dan akhirnya mereka meledaka diri diluara kantor kepolisian. Laporan lain yang mengutip dari kantor berita resmi Suriah mengatakan dua pembom meledakkan ikat pinggang mereka di luar kantor polisi di Jalan Khaled bin al-Walid, sementara seorang pembom ketiga meledakkan dirinya di pintu masuk pasar...

Read More

TEMBAK REKAN SENDIRI, 3 ANGGOTA BRIMOB TEWAS

Duniaekspress, 12 Oktober 2017 – Tiga anggota Brimob yang bertugas di lokasi pengeboran minyak PT Sarana Gas Trembul di Ngawen, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, tewas setelah diduga ditembak oleh rekannya sendiri. Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono di Semarang, Rabu, membenarkan kejadian yang dialami anggota Subden IV Satuan Brimob Pati pada Selasa (10/10) malam. “Mereka ini merupakan bagian dari enam anggota Brimob yang diperbantukan untuk menjaga proyek vital nasional itu,” katanya. Ketiga korban tewas itu, lanjut dia, masing-masing Bripka BT, Brigadir BW, dan Brigadir AS. Menurut dia, tim yang beranggotakan Direktur Reserse Kriminal Umum dan Kepala Laboratorium Forensik...

Read More

SERANG PEJUANG KASHMIR, 2 MILITER INDIA TEWAS

Duniaekspress, 11 Oktober 2017- Dua pejuang Kashmir dan dua personel Angkatan Udara India tewas Rabu dini hari dalam baku tembak sengit di desa Hajin di distrik Bandipora, Kashmir utara. “Baku tembak masih berlanjut, personil Angkatan Udara yang tewas beroperasi dengan Angkatan Darat untuk bekal pengalaman dan pelatihan operasional di wilayah tersebut,” juru bicara Pertahanan Col Rajesh Kalia mengatakan kepada Anadolu Agency, Rabu (11/10/2017) Pejabat kepolisian menyatakan, berbekal laporan intelijen akan adanya militan Kashmir, gabungan antara kepolisian dan militer India mengepung desa Hajin sekitar pukul 5 pagi. “Militan melepaskan tembakan ke pasukan kami dan membunuh dua komandan Garda Pengawal Angkatan...

Read More