Author: azzam sakti

ABDULLAH SALEH TEWAS, KOALISI SAUDI INTENSIFKAN SERANGAN

Duniaekspress, 07 Desember 2017. –Houthi memperketat cengkeramannya di ibu kota Yaman Sanaa, setelah membunuh mantan presiden Ali Abdullah Saleh, koalisi pimpinan Saudi mengintensifkan serangan udara, Rabu (6/12/2017). Arab Saudi dan sekutunya melakukan serangan setelah sehari putra Saleh berjanji untuk memimpin sebuah kampanye melawan Huthi yang berkolaborasi dengan Iran. Intervensi oleh Ahmed Ali, mantan pemimpin Garda Republikan elit dilihat sebagai pengganti pontensial ayahnya (Saleh, red), untuk memimpin pertempuran melawan pemberontak Syiah Houthi yang didukung iran. Perang Yaman, yang membuat orang-orang Houthis bersekutu dengan Iran yang menguasai Sanaa melawan aliansi militer yang dipimpin oleh Saudi yang mendukung sebuah pemerintahan yang berbasis...

Read More

PUTRA ABDULLAH SALEH ANCAM BALAS HOUTHI

Duniaekspress, 6 Desember 2017. – Putra Ali Abdullah Saleh, mantan presiden yaman yang dibunuh milisi Houthi telah menyerukan pembalasan dendam terhadap pemberontak Houthi yang mengambil nyawa ayahnya. “Saya akan memimpin pertempuran sampai Houthi terakhir dilempar keluar dari Yaman … darah ayah saya akan menjadi neraka di telinga Iran,” Ahmed Ali Saleh seperti dikutip Al Jazeera, Selasa (5/12/2017). Dia meminta dukungan ayahnya untuk mengambil kembali Yaman dari milisi Iran Houthi. Baca Juga: HOUTHI KLAIM ALI ABDULLAH SALEH TEWAS Sebelumnya pada hari Senin (4/12) Stasiun Radio Menteri Dalam Negeri yang dikuasai pemberontak Houthi mengabarkan bahwa Mantan presiden Yaman Ali Abdullah Saleh tewas...

Read More

PEMBERONTAK HOUTHI TAHAN PULUHAN JURNALIS

Duniaekspress, 6 Desember 2017. – Badan Pengawas Media Yaman menuntut pembebasan segera puluhan awak media yang telah ditahan pemberontak Houthi. Para pemberontak tersebut sebelumnya telah menyandra puluhan jurnalis tersebut di sebuah stasiun televisi di Ibukota Yaman. “Pemberontak tersebut meluncurkan granat berpeluncur roket di markas saluran televisi Yaman Al Youm di Sanaa pada hari Sabtu sebelum menyerbu stasiun tersebut dan menyandra 41 karyawan di dalamnya,” terang Reporters Without Borders (RSF) “Tiga petugas keamanan terluka dalam serangan tersebut, tambahnya. “Kami mengecam tindakan kekerasan terhadap wartawan oleh Houthi, yang merupakan pelanggaran serius terhadap Konvensi Jenewa,” kata Alexandra El Khazen. “Penyanderaan ini khas...

Read More

TRAGIS, WANITA ROHINGYA DIJADIKAN BUDAK SEKS DI BANGLADESH

Duniaekspress, 5 Desember 2017. – Para korban dan lembaga bantuan kemanusiaan mengatakan bahwa wanita Rohingya dan gadis-gadis di Cox’s Bazar Bangladesh diperjual belikan sebagai budak seks. Khartoun (nama samaran), berusia lima belas tahun mengatakan kepada Al Jazeera bahwa dia dijual sebagai budak seks setelah dia tiba di Bangladesh dengan kapal yang digunakannya untuk melarikan diri untuk menghindari tindakan militer Myanmar yang brutal. Khartoun seorag diri, ibu, ayah dan saudara perempuannya terbunuh oleh sebuah tempur mortir yang ditembakkan oleh militer Myanmar saat melakukan tindakan keras terhadap orang Rohingya. Setelah kedatangan Khartoun pada bulan September, dua wanita mendekatinya di pantai dan mengatakan kepadanya bahwa mereka akan membantunya. “Mereka mengatakan kepada saya jika saya pergi bersama mereka, mereka akan merawat saya dan membantu saya mendapatkan seorang suami,” kata Khartoun, seperti dikutip Al Jazeera, Ahad (3/12/2017). Namun yang terjadi malah, dia dikurung selama tiga minggu dan dijual ke seorang pria Bangladesh, yang dia katakan, memperkosanya dan melakukan pelecehan seksual selama 12 hari. “Dia berkata ‘Saya akan mencekik Anda, saya akan menusuk Anda, saya akan membunuh Anda … Apakah Anda ingin dibunuh dengan cara militer membunuh orang di Myanmar? Saya tidak akan membiarkan Anda pergi,” kata Khartoun memberikan kesaksiannya. PBB dan lembaga bantuan mengatakan bahwa perdagangan tenaga kerja dan seks di kamp-kamp pengungsian semakin memburuk dengan masuknya lebih dari 620.000 orang Rohingya. Olivia Headon dari Organisasi Internasional untuk Migrasi mengatakan bahwa tindakan mendesak diperlukan...

Read More

HOUTHI KLAIM ALI ABDULLAH SALEH TEWAS

Duniaekspress, 4 Desember 2017- Stasiun Radio Menteri Dalam Negeri yang dikuasai pemberontak Houthi mengabarkan bahwa Mantan presiden Yaman Ali Abdullah Saleh tewas di Sanaa, Senin (4/12/2017). Belum ada konfirmasi independen atas kematiannya. Pihak Saleh sebelumnya membantah bahwa pemimpin mereka telah terbunuh dan mengatakan bahwa dia terus memimpin dalam bentrokan mereka melawan Huthi di ibu kota, Sanaa. Dia (Saleh, red) tidak tampil di depan publik sejak laporan kematiannya muncul. Setelah warga mengatakan rumahnya di ibukota Sanaa telah dibom oleh pemberontak Houthi, laporan seputar kematian Saleh saling bertentangan mengenai nasib sebenarnya mantan Presiden Yaman tersebut. Baca Juga: PECAH KONGSI MILISI HOUTHI...

Read More