Author: azzam sakti

USTADZ ABU JIBRIEL SERU PENGUNGSI ROHINGYA UNTUK BERJIHAD LAWAN KEDZALIMAN MYANMAR

Duniaekspress, 18 September 2017- Ustadz Abu Muhammad Jibriel Abdurrahman menyeru kepada para pengungsi Rohingya yang berada di Indonesia khususnya untuk segera kembali ke tempat asal mereka untuk berjihad melawan kedzaliman pemerintah Myanmar dan Buddha ekstream, pernyataan tersebut disampaikan dalam tabligh akbar dan penggalangan dana yang digagas LPPDI Thoriquna, Ahad (17/9/2017). “Kalau ada saudara kita dari Rohingya di Indonesia pulang segera ke Rohingya, kembali ke Burma, Jihad perang disana biar nanti Allah berikan kemenangan dan kita yang ada disini juga harus berbondong-bondong kesana membatu mereka, karena muslim ibarat tubuh yang satu. Jangan saudar kita disana dibantai, sementara kita enak-enakan disini,...

Read More

SYABAB HIDAYATULLAH AJAK PEMUDA SAKSIKAN FILM PENGKHIANATAN G30S/PKI

Duniaekspress, 19 September 2017- Suhardi Sukiman Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Syabab Hidayatullah mengapresiasi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) yang menginstruksikan seluruh prajuritnya untuk menggelar nonton bareng film Pengkhianatan G30S/PKI besutan Arifin C. Noer itu. Suhardi pun mendorong anak muda khususnya kader muda Hidayatullah untuk menonton film tersebut. Sebab, menurutnya, tayangan tersebut sarat nilai patriotisme menjaga dan merawat NKRI serta sebagai tambahan wawasan kebangsaan bagi pemuda. “Film lawas ini sekaligus semacam presentasi dan restorasi sejarah bahwa pengkhianat bangsa akan tumbang apabila kita selalu bersatu padu,” kata Suhardi, seperti yang dikutip Republika.co.id, Senin (18/9/2017) Suhardi enggan menanggapi adanya...

Read More

FORJIM : ADA FRAMING MEDIA DALAM MEMBERITAKAN MUSLIM ROHINGYA

Duniaekspress, 19 September 2017 – Tidak beriman jika kalian tidak mencintai saudaranya, seperti ia mencintai dirinya sendiri. Karena itu kecintaan kita pada saudara Muslim, khususnya muslim Rohingya adalah bagian dari keimanan. Demikian kata pembuka Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi Forum Jurnalis Muslim (Forjim) Dudy S. Takdir dalam Tabligh Akbar “Rohingya Jeritanmu Panggilan Jihad” di Masjid Al-Ikhlas, Paradise Serpong City, Serpong, Tangerang Selatan, Ahad (17/9) pagi. Hadir dalam Tabligh Akbar tersebut, Ustadz Abu Jibril (Majelis Mujahidin) dan Ustadz Mukhlis (Aktivis Gerakan Islam LPPDI Thariquna). “Muslim Rohingya adalah bagian dari tubuh kita. Kalau kita tidak peduli dengan penderitaannya, abai terhadap hak-hanya,...

Read More

TOLAK ACARA BERBAU PKI, MASSA BENTROK DI DEPAN GEDUNG YLBHI

Duniaekspress, 18 September 2017- Seminar PKI yang bertajuk “Pelurusan Sejarah 1965/1966” di Gedung YLBHI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat yang sempat dibubarkan oleh kepolisian pada Sabtu (16/9) lalu, kembali digelar di tempat yang sama, Minggu (17/9) malam. Hal ini membuat ratusan massa yang terdiri dari sejumlah aktifis dan warga setempat mendatangi lokasi digelarnya acara. Dari informasi yang beredar di media, sejak pukul 21.30 WIB, massa mulai berdatangan dan berkumpul di depan Gedung YLBHI. Hingga Senin (18/9) dini hari tadi, aparat kepolisian masih mengejar beberapa orang yang diduga provokator dan perusuh. Kami berhasil mendapatkan informasi langsung dari salah satu sumber Swamedium.com...

Read More

BUKTI ARTEFAK PATAHKAN ARGUMENTASI MYANMAR ETNIS ROHINGYA ADALAH PENDATANG

Duniaekspress, 17 September 2017- Ketua Bidang Komunikasi Dan Informasi Forjim menyatakan berdasarkan artefak uang koin etnis Rohingya sudah masuk ke Arakan sejak abad ke-8 kurang lebih semasa dengan ke Khalifahan Harun Arrasyid. “Bukti ini mematahkan argumentasi pemerintah Myanmar dan orang-orang pro Myanmar bahwa Rohingya masuk belakangan, bahkan mereka sudah ada di Arakan jauh sebelum Negara Myanmar berdiri,” tegas Duddy Sya’bani Takdir di Masjid Al Ikhlas Serpong Paradise, Ahad (17/9/2017). Sebelum ada isu ARSA (Arakan Rohingya Salvation Army) semua media sepakat bahwa Rohingya adalah korban kebiadaban pemerintah Myanmar dan kelompok Buddha ekstream, namun ketika ARSA muncul mereka menjadi kambing hitam,...

Read More