Author: rizky ferdinand

SERANGAN BALIK ISIS YANG GAGAL

duniaekspress.com, 25 Januari 2019. ISIS melakukan upaya yang gagal untuk merebut kembali sebuah desa dari pasukan yang didukung AS di Suriah timur Kamis, kata seorang pengamat, serangan tersebut menewaskan 50 pejuang di kedua belah pihak. Serangan yang gagal itu terjadi sehari setelah Pasukan Demokrat Suriah (SDF), yang didukung oleh koalisi yang dipimpin AS, mengambil desa Baghouz dari ISIS. Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) memantau serangan yang dilakukan oleh sisa-sisa anggota dan para pemimpin Organisasi tersebut yang menolak untuk menyerah di tepi timur sungai di sektor timur desa Deir Ezzor, dalam upaya untuk maju di daerah itu dan...

Read More

AQIM SERANG PASUKAN PBB DI MALI TEWASKAN 10 PERSONIL

duniaekspress.com, 21 Januari 2019. Al-Qaeda in Islamic Maghribi (AQIM)  menyerang markas pasukan perdamaian PBB di Aguelhok, Mali Utara, kemarin (Ahad 20/1). Serangan tersebut menyebabkan tewasnya 10 personil PBB dan melukai 25 lainnya, kesemua pasukan yang tewas dan luka-luka berasal dari Chad. Mujahidin AQIM menyerang kamp pasukan PBB dengan menggunakan beberapa sepeda motor dan mobil. Sekjen PBB mengutuk serangan tersebut. PUTUS ASA, PEMERINTAH BONEKA AFGHANISTAN DATANGKAN HEKMATYAR KLAIM ISIS DIBANTAH RUSIA, LEDAKAN DI MAGNITOGORSK AKIBAT KEBOCORAN GAS Serangan ini sebagai tanggapan atas keputusan Presiden Idriss Deby dari Chad yang menormalkan hubungan dengan Israel. “Serangan ini datang sebagai tanggapan terhadap arahan...

Read More

SERUAN KEMERDEKAAN PALESTINA MENGGEMA

SERUAN KEMERDEKAAN PALESTINA MENGGEMA Duniaekspress, 17 Desember 2017. – Jakarta – Rakyat Indonesia mengecam klaim Donald Trump, Presiden Amerika atas pernyataan kontroversial mencatut Kota Al Quds sebagai ibu kota Israel. Kutukan itu ditegaskan melalui Aksi Bela Palestina di Monumen Nasional, Jakarta. Seruan Majelis Ulama Indonesia dalam aksi ini menggerakkan jutaan umat dari penjuru Indonesia berkumpul. Aksi dimulai sejak cahaya mentari mulai menembus gelapnya fajar, tepatnya pukul 05.00, Ahad, (17/12/17). Seusai shalat shubuh massa aksi di beberapa titik peristirahatan malam mulai berkumpul ke titik aksi di Monas. Bendera-bendera Indonesia dan Palestina berkibaran di tengah massa aksi diayunkan dengan iringan nasyid...

Read More

TERORISME ITU BUKAN AKSI, TAPI REAKSI

Data Penelitian: Terorisme Itu Bukan Aksi, Tapi Reaksi Dari Ekspansi Barat Duniaekspress, 17 Desember 2017. – “Intervensi oleh negara-negara Barat mungkin juga berkontribusi terhadap pola terorisme di negara-negara Muslim. Tidak mengherankan, ada korelasi sebanding antara intervensi militer Barat atas nama pemerintah yang mengintervensi perang saudara dan terorisme domestik di negara-negara tersebut. Model tersebut mengungkapkan bahwa intervensi Barat menyebabkan terjadinya peningkatan dua sampai lima kali lipat dalam serangan dalam negeri. Tidak diragukan lagi, negara-negara Barat yang ikut campur hanya berpartisipasi dalam perang yang menjadi semakin berlarut-larut dan merusak. Mereka yang paling getol menyuarakan eksistensi terorisme sejatinya sama saja menunjukkan bahwa intervensi yang dilakukan Barat mungkin merupakan gejala terorisme di negara-negara lain dan juga kemungkinan menjadi penyebab utama dari terorisme. Dalam satu dekade terakhir, termasuk pemberontakan multi-sisi di negara-negara seperti Irak, Afghanistan, Suriah, Libya, dan Mali”. Saat ini sudah lebih dari 16 tahun setelah tragedi 9/11, cukup lama untuk memberikan gambaran tentang bagaimana dunia telah berubah sejak serangan tersebut. Para pengambil kebijakan akan menguji kembali keputusan yang telah dibuat dan mendefinisikan kembali terorisme transnasional sebagai ancaman eksistensial terhadap keamanan internasional. Dalam sebuah artikel baru-baru ini, kami mengamati jumlah serangan “teroris” sebelum dan sesudah 9/11, baik di dalam maupun di luar zona perang. Studi tersebut memasangkan antara Database Terorisme Global dari Universitas Maryland dengan data perang saudara dan pemberontakan dari Program Data Konflik Uppsala di 194 negara. Rentang waktu antara tahun 1989 sampai 2014 memungkinkan...

Read More

IKUTI JAMA’AH DAN JAUHI FIRQOH

Duniaekspress, 17 Desember 2017. – Dari semua prinsip Ahlus sunnah wal Jama’ah, prinsip yang paling mendasar adalah mengikuti Sunnah dan Jamaah serta menjauhi syudzudz, khilaf dan furqah. Dengan prinsip ini Ahlus sunnah wal Jamaah mengidentifikasi diri dan menegaskan diferensiasi mereka, lalu menyiarkannya kepada seluruh umat manusia. Inilah cara menjadi Ahlus sunnah wal Jamaah menurut perspektif Ahlus sunnah wal Jamaah. Mengikuti Sunnah Bagian pertama dari prinsip ini adalah mengikuti Sunnah. Sunnah artinya jalan. Secara istilah, Sunnah berarti ilmu yang terwariskan dari Nabi SAW; meliputi semua perkara akidah, fikih, akhlak, dan lain-lain. Semua perkara yang ditunjukkan oleh dalil yang shahih, itulah...

Read More